Sabtu, 18 Oktober 2014

Cara Mengganti logo Blogger dengan logo sendiri


Bosan dengan logo blogger yang gitu-gitu saja???
Jangan kawatir Sob, kita bisa menggantinya dengan logo yang kita inginkan. Caranya gampang banget, sebelumnya kita siapkan logo yang ingin dipasang kemudian apload logo tersebut atau cari saja logo/gambar di Google yang sesuai dengan keinginan Copy url logo/gambar tersebut kemudian ikuti langkah-langkah berikut:
  • Login ke Blogger Sobat
  • Kalau sudah masuk Dasbor, Klik Rancangan 
  • Kemudian Klik Edit Html, jangan lupa centang Expand Template Widget
  • Cari kode di bawah ini, untuk mempercepat tekan Ctrl + F dan masukkan kode di bawah ini  pada kolom yang tersedia kemudian tekan Enter.
<title><data:blog.pageTitle/></title>

<b:skin><![CDATA[
  • Jadikan url logo/gambar Sobat seperti ini:  <link href='url logo/gambar Sobat' rel='shortcut icon'/> 
  • Letakkan kode url logo sobat di antara kode di atas. Contoh jadinya seperti ini : 
<title><data:blog.pageTitle/></title>

<link href='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgM_bjBOCRJ0toU822GLYVjtgMmEh_DbKJbrdLv-0uU-Bh0VVjnDuC8K3rQUXeRntUNgTzkhduGuo_zLPsRX2QYbJe7WuSpQSZj0381eAd3DBLkKI4yPaUfn5gUo2FW4Zge72fH8pV0Omez/s48/R.gif' rel='shortcut icon'/>

<b:skin><![CDATA[
  • Setelah itu Simpan Template atau klik Pratinjau untuk melihat hasilnya. 

Gampangkan Sob..... Demikian Tips Blogger tentang Cara Mengganti logo Blogger dengan logo sendiri, semoga bermanfaat bagi kita semua, Amin.
Read More ->>

Jumat, 17 Oktober 2014

CARA MENURUNKAN BERAT BADAN YANG PALING AMPUH

  1. Olahraga
  2. Untuk menurunkan berat badan secara permanen dapat dilakukan dengan mengubah pola makan dan olahraga. Berolahraga secara teratur akan memberikan perubahan pada bentuk tubuh karena lemak berkurang. Berolahraga seperti push up, jogging, badminton, dan sebagainya. Bertimbunya lemak di tubuh selain karena makanan juga karena tubuh yang malas digerakkan sehingga lemak menumpuk.

  3. Diet Sehat
  4. Lakukan diet sehat dengan mengubah pola makan dan memilih makanan rendah lemak, makan makanan yang diolah secara direbus dan rajin mengkonsumsi buah–buahan segar.

  5. Cukup Tidur
  6. kegemukan bukan saja berasal dari makanan tetapi juga berasa dari kurang tidur. Orang yang kurang tidur berat badanya melebihi orang–orang yang cukup tidur. Umumnya orang harus tidur 8 jam sehari.

  7. Kurangi stres
  8. stres dan keadaan hati yang buruk akan meningkatkan selera makan yang akan berimbas pada kenaikan berat badan. Pola pikir yang sehat akan sangat mendukung berhasilnya diet sehat apabila sedang melakukan program diet

  9. Mengkonsumsi rempah–rempah
  10. indonesia kaya akan rempah–rempah. Banyak sekali rempah–rempah yang mampu meningkatkan metabolisme tubuh dan menurunkan berat badan. Rempah–rempah tersebut diantaranya jahe, gingseng, kayu manis, kapulaga, kunyit, dan jintan.

  11. Melakukan pijatan
  12. lakukan pijatan untuk bagian tubuh yang banyak mengandung lemak untuk melepaskan lemak yang berada di bawah kulit. Pijatan juga mampu meningkatkan metabolisme tubuh dan melancarkan peredaran darah yang akan membuang racun dan berkontribusi untuk penuruan berat badan.

  13. Mengurangi porsi makan
  14. Mengurangi porsi makan dikarenakan untuk mengurangi banyaknya makanan yang banyak mengandung lemak dan kalori yang masuk ke dalam tubuh. Semakin sedikit lemak atau kalori yang masuk pada tubuh, maka semakin cepat berat badan untuk turun. Selain itu, Anda juga bisa mengganti makan yang mengandung lemak dengan sayur-sayuran.

  15. Hindari Minuman Bersoda
  16. Sering mengkonsumi minuman bersoda dapat menghancurkan usaha dalam menurunkan berat badan. Hal ini dikarenakan kandungan sebotol kecil minuman bersoda mengandung kurang lebih 250 kalori dan semuanya berasal dari gula. Hindarilah mengkonsumsi minuman bersoda karena selain tidak sehat, minuman bersoda juga justru akan membuat tubuh Anda memiliki resiko besar terkena obesitas dan diabetes.

  17. Hindari Makanan Yang Di Goreng
  18. Untuk lebih memaksimalkan usaha Anda menurunkan berat badan, alangkah baikya sebisa mungkin menghindari makanan yang digoreng karena makanan tersebut dapat berpotensi menyimpan lemak trans dan akhirnya dapat menyebabkan penumpukan lemak pada tubuh. Sebaiknya usahakan makanan yang direbus, kukus, sup, dan sebagainya.

  19. Mengkonsumsi air putih
  20. Jika Anda mengalami dehidrasi, maka sistem metabolisme tubuh akan terganggu. Hal tersebut lah yang dapat menyebabkan terjadinya penimbunan lemak yang semakin besar. Pastikan untuk mengkonsumsi air putih agar tidak dehidrasi dan setidaknya Anda mengkonsumsi 8 gelas air putih perhari.

Banyak cara menurunkan berat badan yang dapat dilakukan. Asal rajin melakukannya dan memperhatikan pola hidup maka tubuh akan bugar, segala penyakit menjauh dari tubuh. Apabila Anda disiplin dalam melakukan hal–hal diatas maka tubuh yang sehat dan ideal pasti anda dapatkan. Dan dengan tubuh yang sehat pasti hidup akan lebih bahagia.
Read More ->>

Kamis, 16 Oktober 2014

CARA MENGHILANGKAN BEKAS JERAWAT YANG PALING AMPUH

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat - Memiliki wajah berjerawat kadang membuat penampilan tak percaya diri. Jerawat memang menjadi masalah yang merepotkan bila kita tidak tahu bagaimana cara yang benar untuk menanggulanginya. Selain itu, terkadang jerawat juga meninggalkan bekas yang membuat wajah anda terlihat kurang menarik. Tidak banyak orang yang tahu mengenai cara menghilangkan bekas jerawat tersebut. Oleh karena itu, berikut ini kami berikan beberapa tips dan cara menghilangkan bekas jerawat agar wajah anda menjadi mulus dan bersih alami kembali dan anda bebas dari rasa malu.

Cara alami menghilangkan bekas jerawat

7 Tips dan Cara Menghilangkan Bekas Jerawat


1. Menghilangkan bekas jerawat dengan Krim Vitamin E
Cara pertama yang dapat anda coba untuk menghilangkan bekas jerawat adalah dengan menggunakan krim atau pelembab yang memiliki kandungan vitamin E didalamnya. Vitamin E dipercaya dapat membantu sistem regenerasi kulit sehingga dapat membantu menyamarkan noda bekas jerawat. Gunakanlah krim vitamin E secara teratur, atau untuk hasil yang maksimal, anda juga dapat mengonsumsi vitamin E dalam bentuk kapsul guna membantu memperbaiki ulit anda dari dalam.

2. Menghilangkan bekas jerawat dengan Lidah Buaya
Selanjutnya Anda dapat memilih untuk menggunakan produk yang memiliki kandungan lidah buaya untuk mengurangi bekas jerawat. Manfaat lidah buaya dapat membantu memudarkan bekas luka dengan lebih cepat dan meningkatkan proses penyembuhan pada kulit Anda. Lidah buaya biasanya tersedia dalam bentuk krim, gel, aupun pelembab. Namun, setiap produk akan memiliki hasil yang berbeda pada kulit anda. Sehingga Anda mungkin harus mencoba beberapa produk sebelum mendapatkan hasil yang diinginkan .

3. Menghilangkan bekas jerawat dengan Es Batu
Jika anda merasa tidak yakin untuk menggunakan produk-produk yang mengandung bahan kimia, anda dapat mencoba memanfaatkan es batu untuk menghilangkan bekas jerawat. Caranya adalah dengan menggosok es batu pada bekas luka atau bekas jerawat di wajah selama minimal lima belas menit. Dengan melakukan hal tersebut, akan membantu menyegarkan kulit anda dan memudarkan bekas luka akibat jerawat.

4. Menghilangkan bekas jerawat dengan Tomat
Tomat juga bisa anda gunakan sebagai bahan alami menghilangkan bekas jerawat serta noda hitam pada wajah anda. Caranya cukup mudah hanya dengan mengaplikasikan irisan tomat pada wajah kita.

5. Menghilangkan bekas jerawat dengan Jus Ketimun
Jus ketimun atau mentimun adalah bahan yang tepat untuk menghilangkan bekas jerawat , ketimun juga merupakan toner alami buat kulit yang dapat memperbaiki tekstur kult dan membersihkan noda hitam pada kulit.

6. Menghilangkan bekas jerawat dengan Bengkoang
Bengkoang sudah di gunakan dari dulu untuk merawat kecantikan, air pada bengkoang mempunyai kandungan alami yang dapat mengangkat sel kulit mati pada kulit dan membuat bekas jerawat akan memudar dan lama kelamanmenghilangkan bekas jerawat dari wajah cantik anda.

7. Menghilangkan bekas jerawat dengan Detoksifikasi
Terakhir anda dapat memilih untuk melakukan detoksifikasi tubuh anda dari dalam untuk memperbaiki kondisi kulit anda. Dengan mengeluarkan racun yang ada di dalam tubuh, tentu akan memberikan dampak yang baik bagikesehatan kulit anda, sehingga proses regenenerasi sel kulit akan berjalan dengan baik. Dengan begitu, noda-noda di wajah yang timbul akibat bekas jerawat akan tersamarkan secara perlahan dan lama-kelamaan akan menghilang.
Read More ->>

Rabu, 15 Oktober 2014

LAPORAN BIOLOGI PEMBUATAN TAPE

BAB I
PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang Masalah
Tape merupakan makanan fermentasi tradisional yang sudah tidak asing lagi. Tape dibuat dari beras, beras ketan, atau dari singkong (ketela pohon). Berbeda dengan makanan-makanan fermentasi lain yang hanya melibatkan satu mikroorganisme yang berperan utama, seperti tempe atau minuman alkohol, pembuatan tape melibatkan banyak mikroorganisme.
Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan mikroorganisme yang terdapat di dalam ragi tape adalah kapang Amylomyces rouxiiMucor sp, dan Rhizopus sp.; khamir Saccharomycopsis fibuligeraSaccharomycopsis malangaPichia burtoniiSaccharomyces cerevisiae, danCandida utilis; serta bakteri Pediococcus sp. dan Bacillus sp. Kedua kelompok mikroorganisme tersebut bekerja sama dalam menghasilkan tape.
Mikroorganisme dari kelompok kapang akan menghasilkan enzim-enzim amilolitik yang akan memecahkan amilum pada bahan dasar menjadi gula-gula yang lebih sederhana (disakarida dan monosakarida). Proses tersebut sering dinamakan sakarifikasi (saccharification). Kemudian khamir akan merubah sebagian gula-gula sederhana tersebut menjadi alkohol. Inilah yang menyebabkan aroma alkoholis pada tape. Semakin lama tape tersebut dibuat, semakin kuat alkoholnya.
B. Permasalahan
Sehubungan dengan latar belakang masalah di atas, permasalahan yang dibahas dalam penulisan ini adalah sebagai berikut:
1. Apakah proses fermentasi makanan itu?
2. Bagaimana proses fermentasi pada Tape Ketan Hitam?
3. Apa kegunaan ragi dalam proses pembuatan Tape Ketan Hitam?
4. Ada berapa macam langkah-langkah dalam proses pembuatan Tape Ketan Hitam?
C.  Tujuan Penulisan
Tujuan penulisan laporan percobaan ini adalah:
1. Mendeskripsikan pengertian fermentasi makanan dan menyebutkan faktor-faktor yang mendorong terjadinya fermentasi makanan pada Tape Ketan Hitam?
2. Mendeskripsikan langkah-langkah proses pembuatan Tape Ketan Hitam?
3. Menjelaskan tujuan fermentasi makanan?
4. Menyebutkan nama jamur yang menyebabkan fermentasi pada Tape Ketan Hitam!
D.  Metode Penulisan
Karya tulis ini dibuat dengan menggunakan metode langsung membuat tape ketan hitam (metode percobaan)
E. Kegunaan Penulisan
Hasil karya tulis ini diharapkan dapat berguna bagi sekolah khususnya dalam proses belajar mengajar serta berguna bagi masyarakat umum. Karya tulis ini juga dapat mengembangkan proses fermentasi makanan, khususnya yang terjadi Tape Ketan Hitam dengan baik dan benar.
BAB II
LANDASAN TEORI
A.    Defenisi Beras
Kata "beras" mengacu pada bagian bulir padi (gabah) yang telah dipisah dari sekam. Sekam (Jawa merang) secara anatomi disebut 'palea' (bagian yang ditutupi)dan 'lemma' (bagian yang menutupi).
Pada salah satu tahap pemrosesan hasil panen padi, gabah ditumbuk dengan lesung atau digiling sehingga bagian luarnya (kulit gabah) terlepas dari isinya. Bagian isi inilah, yang berwarna putih, kemerahan, ungu, atau bahkan hitam, yang disebut beras. Beras dari padi ketan disebut ketan.
Kandungan beras Sebagaimana bulir serealia lain, bagian terbesar beras didominasi oleh pati (sekitar 80-85%). Beras juga mengandung protein, vitamin (terutama pada bagian aleuron), mineral, dan air.
Pati beras tersusun dari dua polimer karbohidrat:
• amilosa, pati dengan struktur tidak bercabang
• amilopektin, pati dengan struktur bercabang dan cenderung bersifat lengket
Perbandingan komposisi kedua golongan pati ini sangat menentukan warna (transparan atau tidak) dan tekstur nasi (lengket, lunak, keras, atau pera). Ketan hampir sepenuhnya didominasi oleh amilopektin sehingga sangat lekat, sementara beras pera memiliki kandungan amilosa melebihi 20% yang membuat butiran nasinya terpencar-pencar (tidak berlekatan) dan keras. Macam dan warna beras :
a)      Beras "biasa" yang berwarna putih agak transparan karena hanya memiliki sedikit aleuron, dan kandungan amilosa umumnya sekitar 20%. Beras ini mendominasi pasar beras.
b)      Beras merah, akibat aleuronnya mengandung gen yang memproduksi antosianin yang merupakan sumber warna merah atau ungu.
c)      Beras hitam, sangat langka, disebabkan aleuron dan endospermia memproduksi antosianin dengan intensitas tinggi sehingga berwarna ungu pekat mendekati hitam.
d)     Ketan (atau beras ketan), berwarna putih, tidak transparan, seluruh atau hampir seluruh patinya merupakan amilopektin.Ketan hitam, merupakan versi ketan dari beras hitam.
Fermentasi adalah proses produksi energi dalam sel dalam keadaan anaerobik (tanpa oksigen). Secara umum, fermentasi adalah salah satu bentuk respirasi anaerobik, akan tetapi, terdapat definisi yang lebih jelas yang mendefinisikan fermentasi sebagai respirasi dalam lingkungan anaerobik dengan tanpa akseptor elektron eksternal.
Gula adalah bahan yang umum dalam fermentasi. Beberapa contoh hasil fermentasi adalah etanol, asam laktat, dan hidrogen. Akan tetapi beberapa komponen lain dapat juga dihasilkan dari fermentasi seperti asam butirat dan aseton. Ragi dikenal sebagai bahan yang umum digunakan dalam fermentasi untuk menghasilkan etanol dalam bir, anggur dan minuman beralkohol lainnya.
B.     Ragi tape
Ragi/fermen merupakan zat yang biasa dimanfaatkan untuk fermentasi. Ragi biasanya mengandung mikroorganisme seperti saccharomyces cereviciae. Ada dua jenis ragi yang ada di pasaran yaitu padat dan kering. Jenis ragi kering ini berbentuk butiran-butiran kecil dan ada juga yang berupa bubuk halus.Jenis ragi yang butirannya halus dan berwarna kecoklatan ini umumnya di gunakan dalam pembuatan kue.
      Sedangkan ragi padat biasanya bentuknya bulat pipih dan biasanya sering di gunakan dalam pembuatan tape.
      Reproduksi dari ragi yaitu dengan cara seksual dan aseksual.Secara seksual reproduksi ragi di lakukan dengan membentuk ascapora.
      Akspora adalah spora seksual yang terbentuk di dalam askus. Askus terdapat di dalam badan buah yang di sebut askokarp.
      Secara aseksual ragi berproduksi dengan cara membentuk tunas (bundding) tunas yang telah masak akan terlepas dari sel induknya dan tumbuh menjadi indifidu baru.
       Agar ragi tahan lama sebaiknya tagi di simpan dengan baik yaitu dalam ke adaan tidak terpakai , ragi membutuhkan suasana hangat dan kering agar sel-sel nabatinya tetap hidup untuk mengaktifkan kerjanya. Ragi dalam keadaan normal lebih cepat rusak dan akan ke hilangan daya peragiannya jika disimpan dalam suhu 2 derajat celcius selama 4-5 minggu.Suhu ideal untuk menyimpan ragi agar awet dalam jangka waktu panjang adalah 7 derajat celcius.
      Mikroorganisme yang di gunakan dalam ragi umumnya terdiri atas berbagai bakteri dan fungi(khomir) yaiturhizopus, aspergillus, mucor, amylomyces, endaucopsis, saccharomyces Hancenula,anomala,lactobacillus,acetobacur .
      supaya tidak terlalu keras.Pemberian ragi di lakukan pada keadaan ketan dingin.Supaya kerja ragi berjalan optimal, sebab jika di berikan pada saat ketan masih panas, akan mempengaruhi rasa tape tersebut.
C.    Pengertian bioteknologi
Bioteknologi berasal dari kata latin yaitu bio (hidup), teknos (teknologi = penerapan) dan logos (ilmu). Bioteknologi adalah cabang biologi yang mempelajari pemanfaatan prinsip ilmiah dan rekayasa terhadap organisme, proses biologis untuk meningkatkan potensi organisme maupun menghasilkan produk dan jasa bagi kepentingan manusia.bisa diartikan juga,Bioteknologi adalah penggunaan biokimia, mikrobiologi, dan rekayas genetika secara terpadu untuk menghasilkan barang atau lainnya bagi kepentingan manusia.
Bioteknologi dibagi ke dalam 2 bagian, yaitu bioteknologi modern dan bioteknologi konvensional. Salah satu contoh dari bioeknologi konvensional adalah pembuatan tape ini. Dan salah satu contoh dari bioteknologi modern adalah rekayasa genetika.
Ciri-ciri utama bioteknologi adalah adnya benda biologi berupa benda mikro organisme tumbuhan atau hewan, adanya pendayagunaan secara teknologi dan industri, dan produk yang dihasilkan adalah hasil ekstraksi dan pemurnian.
Generasi pertama adalah bioteknologi sederhana yaitu penggunaan mikroba yang masih secara tradisional dalam produksi makanan dan tanaman ataupun pengawetan makanan, sebagai contoh yaitu pembuatan tempe, tape, cuka, dan lain-lain. Generasi kedua adalah proses berlangsung dalam keadaan tidak steril, sebagai contoh pembuatan kompos dan produksi bahan kimia. Generasi ketiga adalah proses dalam keadaan tidak steril, sebagai contoh produkasi antibiotic dan hormon. Generasi keempat adalah generasi bioteknologi baru, sebagai contoh produksi insulin.
D.    Pengertian tape ketan
Tape merupakan makanan tradisional yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat saccharomyces cerivisiae. Mucor chlamidosporus dan Indonesia, terutama orang sunda. Tape ini dibuat dengan cara difermentasikan selama 2-3 hari, dengan bantuan bakteri Endomycopsis fibuligera.
E.     Pengertian Fermentasi
Fermentasi adalah proses produksi energi dalam sel dalam keadaan anaerobik (tanpa oksigen). Secara umum, fermentasi adalah salah satu bentuk respirasi anaerobik, akan tetapi, terdapat definisi yang lebih jelas yang mendefinisikan fermentasi sebagai respirasi dalam lingkungan anaerobik dengan tanpa akseptor elektron eksternal.
Gula adalah bahan yang umum dalam fermentasi. Beberapa contoh hasil fermentasi adalah etanol, asam laktat, dan hidrogen. Akan tetapi beberapa komponen lain dapat juga dihasilkan dari fermentasi seperti asam butirat dan aseton. Ragi dikenal sebagai bahan yang umum digunakan dalam fermentasi untuk menghasilkan etanol dalam bir, anggur dan minuman beralkohol lainnya. Respirasi anaerobik dalam otot mamalia selama kerja yang keras (yang tidak memiliki akseptor elektron eksternal), dapat dikategorikan sebagai bentuk fermentasi.
BAB III
PROSES PENELITIAN

A.  Waktu Penelitian
1.  Waktu : Minggu 21 September – Rabu 24 September 2014
2.  Tempat : Di Rumah Fitriani
B.  Alat dan Bahan Pembuatan Tape Ketan Hitam
a)      Alat                    :
1)      Baskom
2)      Panci
3)      Sendok Nasi dan sendok makan
4)      Kain
5)      Penyaring
6)      Piring
7)     Kompor Gas
8)     Pisau
b)       Bahan            :
1)      1 Liter beras ketan hitam dan 2 Liter beras ketan Putih
2)      10 butir ragi tape, dihaluskan
3)      ½ Kg Gula Pasir, dicairkan
4)      Daun pisang untuk alas
5)     Air secukupnya


C.  Proses Penelitian
1.       Cuci beras ketan sampai bersih
2.       Rendam ketan kurang lebih 8 jam
3.       Kemudian tiriskan
4.       Nyalakan kompor dan tempatkan panci di atasnya
5.       Masak air di panci sampai mendidih
6.       Masukkan ketan yang sudah dicuci bersih
7.       Tunggu sampai 30 menit
8.       Setelah 30 menit,angkatlah ketan dan letakkan di tompo
9.       Lalu cuci ketan tersebut dan tiriskan
10.   Setelah matang,kemudian angkatlah ketan dan tuangkan ke tampah
11.   Kemudian ratakan
12.   Tunggu sampai ketan dingin
13.   Parutlah ragi dan taburkan di atas ketan hingga merata
14.   Campurlah ketan dan ragi hingga merata
15.  Buatlah bulatan-bulatan dan masukkan ke dalam panci
16.   Siapkan daun pisang yang telah di bersihkan dan di potong rapi sesuai kebutuhan
17.   Letakkan daun pisang di atas panci
18.   Masukkan ketan yang sudah tercampur ragi ke dalam panci
19.   Lapisi daun pisang di atas ketan
20.   Tutuplah ketan yang di lapisi daun pisang dengan tutup panci serapat mungkin
21.   Simpan tape kira-kira dua hari dua malam (sampai matang)
22.   Tape siap di hidangkan


D.  Tabel Hasil Penelitian
Pembanding
Sebelum Fermentasi
Sesudah Fermentasi
Tekstur Beras
Bentuk seperti beras Lunak
Seperti nasi
Kadar Air
Tidak ada
Ada (mengandung alcohol)
Aroma
Tidak ada
Wangi tape (asam)
Rasa
Tidak ada
Rasa manis
E. Pembahasan Penelitian
Pembuatan tape ketan hitam memerlukan kecermatan dan kebersihan yang tinggi. Ragi adalah bibit jamur yang digunakan untuk membuat tape ketan hitam. Agar pembuatan Tape Ketan Hitam berhasil dengan baik alat-alat dan bahan-bahan yang digunakan harus bersih, terutama darilemak atau minyak . Alat-alat yang berminyak   jika dipakai untuk mengolah bahan tape bisa menyebabkan kegagalan fermentasiAir yang digunakan juga harus bersih menggunakan air hujanbisa mengakibatkan tape tidak berhasil dibuat. Dalam pembuatan tape ini menghasilkan tape yang lunak dan air tape yang menggandung alkohol akibat dari fermentasi dari ragi dan jumlah berat tape yang dihasilkan juga 2 kali lipat dari bahan baku beras ketan hitam yang dibuat.
Dalam pembuatan tape ketan hitam faktor yang menunjang keberhasilan adalah sedikit banyaknya udara dan kualitas ragi yang digunakan semangkin sedikit udara yang masuk dalam proses fermentasi selama 3-4 hari akan menghasilkan ketan hitam yang lunak dan air yang banyak itu juga di pengaruhi oleh kualitas ragi yang digunakan.
Selama proses yang kami kerjakan tidak ada kendala yang berat karena kami melakukan pembuatan tape ketan hitam sesuai langkah yang kami buat sebelumnya.
Dalam proses pembuatan tape ketan hitam juga mempunyai mitos bahwa ”bagi perempuan yang sedang datang bulan diharapkan tidak dibolehkan membuat tape ketan hitam ini karena hasil yang didapatkan adalah kegagalan”. Walaupun ini tidak logis tetapi faktanya bisa terjadi.
·         Keunggulan Tape Ketan Hitam :
Fermentasi tape dapat meningkatkan kandungan Vitamin B1(tiamina) hingga tiga kali lipat. Vitamin ini diperlukan oleh system saraf ,sel otot, dansistem   pencernaan agar dapat berfungsi dengan baik. Karena mengandung berbagai macam bakteri “baik” yang aman dikonsumsi, tape dapat digolongkan sebagai sumber  probiotik bagi tubuh. Cairan tape diketahui mengandung bakteri asam laktat sebanyak ± satu juta per mililiter atau gramnya.
Produk fermentasi ini diyakini dapat memberikan efek menyehatkan tubuh, terutama sistem pencernaan, karena meningkatkan jumlah bakteri dalam tubuh dan mengurangi jumlah bakteri jahat. Kelebihan lain dari tape adalah kemampuannya mengikat dan mengeluarkan aflatoksindari tubuh. Aflaktosin merupakan zat toksik  atau racun yang dihasilkan oleh kapang, terutama. Toksik ini banyak kita jumpai dalam kebutuhan pangan sehari-hari, seperti kecap.
Konsums tape dalam batas normal diharapkan dapat mereduksi aflatoksin tersebut. Di beberapa Negara tropis yang mengkonsumsi singkong sebagai karbohidrat utama, penduduknya rentan menderita anemia. Hal ini dikarenakan singkong mengandung sianida yang bersifat toksik dalam tubuh manusia. Konsumsi tape dapat mencegah terjadinya anemia karena mikroorganisme yang berperan dalam fermentasinya mampu menghasilkan vitamin B12.
·         Kelemahan Tape Ketan Hitam
Konsumsi Tape Ketan Hitam yang berlebihan dapat menimbulkan infeksi pada darah dan gangguan sistem pencernaan. Selain itu, beberapa jenis bakteri yang digunakan dalam pembuatan tape berpotensi menyebabkan penyakit pada orang-orang dengan sistem imun yang terlalu lemah seperti anak-anak balita, kaum lanjut usia, atau penderita HIV. Untuk mengurangi dampak negatif tersebut, konsumsi Tape Ketan Hitam perlu dilakukan secara terkendali dan pembuatannya serta penyimpanannya pun dilakukan dengan higienis.
Pembuatan Tape Ketan Hitam adalah proses fermentasi yang sangat dikenal di Indonesia. Proses fermentasi menghasilkan senyawa-senyawa yang sangat berguna, mulai dari makanan sampai obat-obatan. Proses fermentasi pada makanan yang sering dilakukan adalah proses pembuatan tape, tempe, yoghurt, dan tahu.
Produk fermentasi mengandung energi kimia yang tidak teroksidasi penuh tetapi tidak dapat mengalami metabolisme lebih jauh tanpa oksigen atau akseptor elektron lainnya (yang lebih highly-oxidized) sehingga cenderung dianggap produk sampah (buangan). Konsekuensinya adalah bahwa produksi ATP dari fermentasi menjadi kurang effisien dibandingkan oxidative phosphorylation, di mana pirufat teroksidasi penuh menjadi karbon dioksida.
Fermentasi menghasilkan dua molekul ATP per molekul glukosa bila dibandingkan dengan 36 ATP yang dihasilkan respirasi aerobik.
Walaupun fermentasi sangat membantu dalam waktu pendek dan intensitas tinggi untuk bekerja, ia tidak dapat bertahan dalam jangka waktu lama pada organisme aerobik yang kompleks. Sebagai contoh, pada manusia, fermentasi asam laktat hanya mampu menyediakan energi selama 30 detik hingga 2 menit
                                                
BAB IV
PENUTUP
A.     KESIMPULAN
Fermentasi alcohol adalah proses respirasi anaerob (tanpa oksigen) yang mengubah gula hingga menjadi alcohol (etanol) melalui beberapa tahap. Pada pembuatan tape ini fermentasi yang terjadi yaitu perubahan pati menjadi gula, dan oleh ragi gula dirubah menjadi alcohol. Sehingga ketan menjadi lunak dan, berair,manis dan agak berbau alcohol.
Berdasarkan hasil praktikum kami dalam pembuatan tape ini, dapat dikatakan 50% berhasil dalam meneliti proses fermentasi alcohol. Karena berdasarkan hasil tape yang sudah jadi, ada yang terasa manis dan ada yang terasa asam. Ini diperkirakan kurang rapat pada saat pembungkusan sehingga menyebabkan adanya udara masuk.
B.       SARAN
Saran yang dapat penyusun sampaikan untuk praktikum-praktikum selanjutnya yaitu diharapkan kepada praktikan selanjutnya agar lebih memperhatikan bagaimana pembuatan tape tersebut supaya pembuatan tape tersebut berlangsung sempurna.
DAFTAR PUSTAKA
Read More ->>
Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Total Tayangan Halaman