Selasa, 16 September 2014

LAPORAN PRAKTIKUM PENGARUH NUTRISI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN KACANG HIJAU

KATA PENGANTAR
             Puji syukur kami panjatkan kehadirat tuhan yang maha kuasa atas segala berkat dan rahmat-Nya sehingga kami dapat menyelesikan hasil  laporan partikum biologi yang berjudul “PENGARUH NUTRISI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN KACANG HIJAU “
             Dalam penulisan laporan pratikum ini,kami mengalami banyak kesulitan maupun hambatan,namun berkat kerjasama yang cukup sukses dan bantuan dari berbagai pihak sehingga kami dapat menyelesaikan laporan pratikum biologi ini tepat pada waktunya.Dan kami menyadari sepenuhnya bahwa karya tulis ini masih jauh dari kesempurnaan.Untuk itu kami mengharapkan kepada para pembaca khususnya untuk senantiasa memberi masukan kritikan dan saran  guna  kesempurnaan  karya  tulis  ini
             Dan kami mengharapkan  semoga  karya  tulis  ini dapat  membantu  dan berguna  bagi  pembaca  untuk menambah  wawasan  pengetahuan.



DAFTAR  ISI
KATA  PENGANTAR
DAFTAR  ISI
BAB  I  PENDAHULUAN
a.  Latar  belakang
b. Rumusan masalah
c.  Tujuan  penelitian
d. Manfaat  penilitian
BAB II DASAR  TEORI
o Teori mengenai  tanaman  kacang  hijau
o Teori  mengenai media  tanaman
BAB III  metode penelitian
a.  Waktu  dan tempat pelaksanaan
b. Hipotesis
c.  Populasi  dan sampel
d. Variable
e. Alat dan bahan
f.   Cara kerja
BAB  IV  HASIL  PENGAMATAN  DAN  PEMBAHASAN
A. HASIL  PENGAMATAN
B. PEMBAHASAN
BAB V  PENUTUP
a.  Kesimpulan
b. Saran
DAFTAR  PUSTAKA



B A B   I
“P E N D A H U L U A N”

A.   Latar Belakang

        Dalam perkecambahan, biji selalu mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Pertumbuhan adalah proses pertambahan volume yangirreversible (tidak dapat ke bentuk semula) karena adanya pembelahan mitosis atau pembesaran sel; dapat pula disebabkan oleh keduanya.Perkembangan adalah pertumbuhan menuju kedewasaan suatu organisme atau terspesialisasinya sel-sel menjadi struktur dan fungsi tertentu; perkembangan tidak dapt dinyatakan dengan ukuran, tetapi dapat dinyatakan dengan perubahan bentuk dan tingkat kedewasaan.
Pertumbuhan pada tanaman dibedakan menjadi pertumbuhan primer dan pertumbuhan sekunder. Pertumbuhan Primer adalah pertumbuhan yang terjadi pada titik tumbuh primer (utama). Pertumbuhan primer terjadi secara vertikal berupa pertambahan panjang ujung batang dan ujung akar. Pertumbuhan Sekunder adalah  pertumbuhan yang terjadi pada kambium. Pertumbuhan sekunder terjadi secara horizontal berupa pertumbuhan besar lingkar batang tanaman.
Oleh karena itu, pertumbuhan dan perkembangan suatu kecambah biji akan selalu berbeda-beda oleh beberapa hal dan salah satunya yaitu media tanam yang dipakai dan unsur-unsur yang terdapat dalam media tanam tersebut untuk penunjang nutrisi yang baik pada tanaman. Media tanam merupakan media/tempat dimana tanaman dapat tumbuh dan berkembang didalamnya, contohnya tanah, air, kapas, dan lain sebagainnya. Namun kebanyanyakan tanaman dibudidayakan atau tumbuh secara alami di tanah.
Tanaman dapat menimbulkan reaksi pertumbuhan berbeda pada media tanam tanah yang berbeda pula. Tanaman tida hanya dapat tumbuh pada media tanam tanah saja, tapi juga dapat tumbuh dengan media tanam lain seperti sabut kelapa, sekam, atau kapas. Dan dalam praktikum kali ini, kami mengambil sampel media penanaman tanah dan media penanaman kapas.





B.   Rumusan Masalah
1.      Bagaimanakah pengaruh media tanam yang berbeda terhadap pertumbuhan dan perkembangan kecambah kacang hijau ?
2.      Media tanam manakah yang lebih baik pengaruhnya terhadap nutrisi yang terkandung pada kecambah kacang hijau ? Apa penyebabnya ?


C.   Tujuan Penelitian
Untuk mengetahui media manakah yang cocok dan baik untuk tanaman kecambah kacang hijau dari segi pertumbuhannya, perkembangan, dan nutrisi yang terkandung didalamnya.


D.   Manfaat Penelitian
1.      Mampu memilih media tanam manakah yang sesuai untuk tumbuhan kacang hijau.
2.      Dapat mengetahui pengaruh media tanam terhadap laju pertumbuhan dan perkembangan kacang hijau.
3.      Dapat mengetahui faktor-faktor apa saja yang membedakan media tanam tersebut.




B A B   II
D a s a r   T e o r i

Teori Mengenai Tanaman Kacang Hijau
1.         Klasifikasi Tanaman Kacang Hijau
Kacang hijau merupakan salah satu tanaman semusim yang berumur pendek (kurang lebih 60 hari). Tanaman ini disebut juga mungbean, green gram atau golden gram. Dalam dunia tumbuh-tumbuhan, tanaman ini diklasifikasikan seperti berikut ini.
Divisi : Spermatophyta
Sub-divisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledoneae
Ordo : Rosales
Famili : Papilionaceae
Genus : Vigna
Spesies : Vigna radiata atau Phaseolus radiatus
2.      Morfologi Tanaman Kacang Hijau
          Tanaman kacang hijau berbatang tegak dengan ketinggian sangat bervariasi, antara 30-60 cm, tergantung varietasnya. Cabangnya menyamping pada bagian utama, berbentuk bulat dan berbulu. Warna batang dan cabangnya ada yang hijau dan ada yang ungu.
Daunnya trifoliate (terdiri dari tiga helaian) dan letaknya berseling. Tangkai daunnya cukup panjang, lebih panjang dari daunnya. Warna daunnya hijau muda sampai hiaju tua.
Bunga kacang hijau berwarna kuning, tersusun dalam tandan, keluar padacabang serta batang, dan dapat menyerbuk sendiri.
Polong kacang hijau berebntuk silindris dengan panjang antara 6-15 cm dan biasanya berbulu pendek. Sewaktu muda polong berwarna hijau dan dan setelah tua berwarna hitam atau coklat. Setiap polong berisi 10-15 biji.
Biji kacang hijau lebih kecil dibanding biji kacang-kacangan lain. Warna bijinya kebanyakan hijau kusam atau hijau mengilap, beberapa ada yang berwarna kuning, cokelat dan hitam . Tanaman kacang hijau berakar tunggang dengan akar cabang pada permukaan.
Ø  Kandungan Nutrisi Pada Kacang Hijau
●Rendah karbohidrat                               ●Kaya mineral  
●Tinggi protein                                        ●Tinggi kandungan serat 
●Rendah lemak                                        ●Kaya antioksidan  
             ●Kaya Vitamin                                           ●Kaya Enzim Aktif  
             ●Mengandung asam lemak esensial
B. Teori Mengenai Media Tanam
     A. TANAH
      Banyak media tanam yang bisa dipilih untuk tanaman kita. Meskipun begitu, sebagian besar kegiatan pertanian dan pertamanan sampai saat ini masih bergantung kepada tanah. Mahluk-mahluk hidup di dalam tanah membantu memecah materi sisa tumbuhan dan bangkai hewan menjadi zat hara, yang kemudian diserap oleh akar tumbuhan. Dan zat-zat hara itu ada yang berunsur makro dan mikro.
UNSUR MAKRO DALAM TANAH
1.      NITROGEN:
·         Bentuk Unsur N Dalam Tanah 
·         Unavailable (sebagai penyusun senyawa bahan organik)
·         Available (terdapat dalam komplek adsorbsi)
·         Readily Available (terdapat dalam larutan tanah)
Sumber Nitrogen
·         Atmosfer
·         Bahan organik
Kegunaan Nitrogen
·         Penyusun klorofil
·         Mempengaruhi pertumbuhan vegetatif
·         Memperpanjang periode pertumbuhan
·         Memperlambat pemasakan
·         Menyebabkan tanaman lebih hijau
2.      PHOSPOR :
Ø  Sumber Phospor
-          Bahan organic
-          mineral, kalium, fosfat
Ø  Kegunaan Phospor
Berperan penting dalam fotosintesis sebagai pembentuk karbohidrat, protein, dan lemak
Berperan dalam pembelahan sel,Mempertinggi ketahanan terhadap penyakit Mempercepat pemasakan dan pertumbuhan akar,Berperan dalam pembentukan primordia bagian reprodukstif tanaman



B A B   III
M e t o d e   P e n e l i t i a n

A.  Waktu dan Tempat Pelaksanaan
B.  Hipotesis
Media tanam dan nutrisi yang baik untuk tanaman kacang hijau adalah media tanam tanah.
                  
C.  Populasi dan Sampel
Populasinya            : dalam satu wadah berisikan 5 biji,15 biji,dan 30 biji kecumbah kacang hijau
Sampelnya              : 5 biji,15 biji,30 biji kecambah kacang hijau populasi diatas.

D.  Variabel
1.    Variabel Bebas
Media tanam tanah dan media tanam kapas
2.    Variabel Kontrol
Cahaya matahari yang intensitasnya sama Suhu sama,Pemberian air yang intensitasnya sama,
Tempat yang sama kecambah kacang hijau.
Kecambah kacang hijau
3.    Variabel Terikat
Hasil dari tinggi batang, jumlah daun, dan warna batang dari kecambah kacang hijau

E.  Alat dan Bahan
Alat :    
Bahan :
o   Wadah plastic 3 buah
o   Kacang hijau 50 biji mistar 30 cm
o   Tanah secukupnya
o   Gunting
o   Label
o   Alat tulis
o   Air secukupnya

F.   Cara Kerja
1.    Sebelumnya, biji kacang hijau yang ingin di tanam, direndam terlebih dahulu selama semalam untuk mendapatkan biji kacang hijau yang lebih baik. Lalu ambil biji kacang hijau yang membengkak dan terbuka. 
2.    Lubangi wadah plastik dengan menggunakan paku.
3.    Tanamlah 5 biji,15 biji,30 biji kacang hijau tiap wadah plastik dan berikan tanda/label tiap biji kacang hijau.
4.    Letakkan wadah-wadah plastik yang telah terisi biji kacang hijau di tempat terkena matahari yang cukup, tempat kering, dan siramlah selama 6 hari.
5.    Jika biji kacang hijau mulai tumbuh, ukurlah tinggi batang, jumlah daun, dan warna batang dari kecambah kacang hijau. Dan lakukan pengukuran selama 6 hari.
6.    Tulislah hasil pengamatan dalam tabel pengamatan.
7.    Buatlah kesimpulan tentang kecepatan tumbuh kembang dan nutrisi yg terdapat pada kecambah kacang hijau tersebut pada media tanam yang berbeda




BAB IV
Hasil Pengamatan dan Pembahasan

A.  Hasil Pengamatan
         Dari hasil pengamatan selama 6 hari. Kami telah mendata mengenai tinggi batang, jumlah daun, warnah batang, dan keadaan tanaman kecambah kacang hijau. Dan semua itu kami sajikan dalam bentuk tabel seperi dibawah ini.




















B.  Pembahasan
          Dari tabel pengamatan diatas dapat kita simpulkan bahwa pertumbuhan tanaman kacang hijau pada media tanam tanah lebih cepat dari pada pertumbahan tanaman kacang hijau pada media tanam kapas. Hal ini dapat dilihat dari perbedaan tinggi batang yang cukup beda yang tersaji pada tabel diatas.

Pada media tanam tanah pertumbuhan tinggi batang kacang hijau mulai melejit pada hari ke-4 yaitu rata-rata tinggi batang kacang hijau berubah dari 18,4cm menjadi 34,2 cm, sehingga terjadi pelonjakan yang cukup jauh perbedaannya dari hari-hari sebelumnya. Sedangkan pada media tanam kapas tidak terjadi lonjakan yang cukup kontras, hanya berselisih beberapa angka saja




BAB V
“ P E N U T U P 

A.  Kesimpulan
                 Berdasarkan percobaan yang kami lakukan bahwa media tanam tanah masih lebih baik dijadikan sebagai media tanam dari pada media tanam kapas. Karena media tanam tanah pertumbuhan batang, daun, dan warna daun lebih baik dari pada tanaman yang terdapat pada media tanam kapas. Tetapi kapas dapat menjaga kelembapan kecambah yang lebih lama dan kapas memiliki tekstur yang lembut sehingga sangat cocok untuk akar tanaman kacang hijau yang masih mudah dan lemah sehingga akar mudah tersebut dapat berkembang lebih baik untuk jangka waktu tetentu.

B.  Saran
         Sebaiknya praktikum ini tidak dilakukan di rumah dan tidak pada waktu libur sekolah, lebih baik dilakukan di Sekolah agar setiap anggota dalam kelompok lebih efektif dan kompak kerjasamanya dalam menyelesaikan makalah praktikum ini



D A F T A R   P U S T A K A

http://nada-ilmu-23.blogspot.com/2011/09/laporan-praktikum-biologi-kecambah.html
http://renirahmawatii.blogspot.com/2012/01/makalah-biologi-umum.html
http://hasil-penelitian-pengaruh-media-tanah.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Kacang hijau
http://hidupsehatonline.com/?page id=20
http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20080825075517AATx43D
http://smk3ae.wordpress.com/2008/08/25/mengenal-serat-kapas-cotton-fibre


2 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Total Tayangan Halaman